Wisata Alam Kebumen Tidak Kalah Dengan Jogja

Wisata Alam Kebumen Tidak Kalah Dengan Jogja

Hallo teman-teman apa informasi kalian hari ini? semoga sehat senantiasa, semoga selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol covid-19 di mana bahkan Anda berada. Telah berjalan 3 bulan covid-19 menghantui Indonesia dan menghancurkan perekonomian di Indonesia secara perlahan. Telah bosan ya di rumah aja? Iya sama nih saya juga hehe, sambil menunggu semua ini usai yuk kita intip beberapa tempat liburan alam yang ada di Indonesia, terutama di Kebumen Jawa Tengah. Informasi tamasya hotel dan kuliner Indonesia juga tentunya hadir di daerah ini yang dijuluki sebagai Kota Beriman. Tak kalah menarik dengan yang lain seperti Jogja, Wisatamantul , Solo, Bali, NTT, NTB, Bengkulu, Lampung, dsb. Kalian dapat sekali sekali-sekali ke sana untuk menandakan bahwa apa yang saya tulis disini benar adanya.

Saya akan memberikan isu mengenai tamasya alam apa saja yang ada di Kebumen, dengan panorama alami, harga yang benar-benar terjangkau, serta kuliner dan pernak-perniknya yang khas dari tempat hal yang demikian. Pertama ada goa Jati Jajar, goa Petruk, pantai ayah, pantai Menganti, Suwuk, pantai Pecaron, benteng Van der Wick, waduk Jembangan, Curug Plumbon, dan masih banyak lainnya.

Akan tapi disini saya akan membeberkan lebih rinci mengenai liburan alam goa jati jajar. Goa ini berada di Jl. Jatijajar, Palamarta, Jatijajar, Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54473. Ketika Anda menuju goa hal yang demikian dalam perjalanan Anda akan disuguhi oleh pemandangan alam berupa sawah yang subur dan beberapa pepohonan yang berwarna hijau menggambarkan alam yang asri dan sejuk. Jangan cemas ya nanti disana Anda kalau terlalu larut pulang ke rumah Anda dapat menginap di hotel melalui isu hotel dan masakan Indonesia, Anda juga dapat bertanya mengenai masakan khas wilayah hal yang demikian.

Asal mula goa jati jajar merupakan pada jaman dahulu goa tersebut adalah daerah bersemedinya Raden Kamandaka, yang kemudian mendapat wangsit. Pada ketika kita akan memasuki goa pada kedua pintu terdapat 2 buah pohon jati yang berdampingan dan sejalan pada tepi mulut goa dan dari situlah asal mulanya dinamakan goa jati jajar ketika kita masuk kita seperti menjelang mulut hewan purba dinosaurus yang gelap dan lembab, namun jangan khawatir disana ketika ini sudah diterangi dengan ratusan lampu dan ventilasi udara.

Nah untuk Anda yang telah kelelahan memutari goa hal yang demikian, Anda dapat beristirahat sejenak pada toko-warung lesehan yang ada di tempat tersebut dan nikmati masakan khas dari tempat tersebut, merupakan tempe mendoan yang disantap saat hangat. Wah itu sih mantul banget, nikmat dan harganya cukup relatif murah. Dapat juga nikmati bermacam-macam isu menarik untuk mendampingi dan memudahkan Anda dikala rekreasi melalui berita hotel dan masakan Indonesia.